Monday, June 9, 2008

Limfoma non Hodgkin indolen versus agresif

Limfoma non Hodgkin indolen versus agresif

Klasifikasi limfoma non Hodgkin didasarkan pada sejumlah kriteria. Suatu cara sederhana , tetapi sahih, untuk melihat ini adalah dengan menggunakan dua klasifikasi, atau levelan, dari limfoma non Hodgkin, yang membantu dokter untuk memutuskan pengobatan apa yang aka diberikan pada pasien :

  • Indolen (disebut juga level-rendah atau tumbuh-perlahan)
  • Agresif (juga disebut level-tinggi atau tumbuh-cepat)

Limfoma non Hodgkin tumbuh secara perlahan. Pada awal sering tidak menimbulkan gejala, dan sehingga sering berlangsung beberapa waktu tanpa terdeteksi. Bahkan setelah didiagnosis, kebanyakan tidak memerlukan pengobatan segera, kadang-kadang selama beberapa bulan atau tahun. Pengobatan, jika diperlukan, biasanya efektif membuatnya mengecil dan bahkan menghilang, memberikan suatu periode bebas penyakit, atau 'remisi', pada pasien. Akan tetapi, mereka sering relaps, atau muncul lagi, dan akan lebih banyak pengobatan diperlukan.

Tabel : perbedaan antara LNH indolen dan agresif.


Limfoma non Hodgkin indolen
Limfoma non Hodgkin agresif
Proporsi
40% - 50% 50% - 60%
Pertumbuhan
Lambat Cepat
Penjelasan
Sering tidak kelihatan gejala pada saat diagnosis; diagnosis bisa kapan saja dalam berbagai kasus Gejala kelihatan sebelum diagnosa
Pengobatan
Kadang tidak butuh secepatnya Biasanya butuh secepatnya
Outcome
Respon baik terhadap pengobatan, namun kadang bisa kambuh Respon sangat baik terhadap pengobatan, lebih mudah disembuhkan

Limfoma non Hodgkin agresif tumbuh lebih cepat. Mereka tampaknya lebih menyebabkan gejala daripada limfoma non Hodgkin indolen, dan biasanya mereka membutuhkan pengobatan segera. Meskipun nama agresif kedengarannya sangat menakutkan, limfoma ini sering memberikan respon sangat baik terhadap pengobatan. Mereka, pada kenyataannya, seperti sembuh seutuhnya dibandingkan dengan limfoma non Hodgkin indolen.

Limfoma non Hodgkin indolen dan agresif dapat dibedakan dari penampilannya dibawah mikroskop. Untuk tujuan ini, suatu contoh jaringan limfoma perlu dikumpulkan pada semua pasien. Kebanyakan pasien akan dibiopsi dimana kelenjar yang terserang, atau bagiannya, dilepaskan secara pembedahan. Pada yang lainnya, diagnosis mungkin terjadi secara kebetulan selama prosedur rutin seperti suatu gastroskopi.

Penting untuk membedakan klasifikasi limfoma non Hodgkin , karena pengobatan untuk keduanya dapat sangat berbeda.


......Sebelumnya Baca selengkapnya di sini.................

2 comments: