Showing posts with label Tips Kehamilan. Show all posts
Showing posts with label Tips Kehamilan. Show all posts

Thursday, February 25, 2010

Pregnant Mom’s lifestyles can affect their babies’ health

Everybody knows that Mom’s lifestyle habits bring into pregnancy can have lasting effects on her baby's health. It’s proofing by some research. A Dutch research found that some women who smoked, had low folic acid and had high blood pressure in early pregnancy had babies that were smaller in the first trimester of pregnancy and had a higher risk of complications later. This research followed 1,631 pregnant women from their first trimester through their pregnancies. The growth of their offspring was assessed until the children were 2.

"Our study demonstrates that several maternal physical characteristics and lifestyle habits, such as smoking and non-use of folic acid supplements, affect first-trimester fetal growth," said study senior author Dr. Vincent Jaddoe, a pediatric epidemiologist at Erasmus Medical Center in Rotterdam, the Netherlands.

Dr. Jaddoe said that the first trimester of pregnancy was very critical period for fetal growth and development. This is important, since it suggests that the fetus is already affected before pregnant women visit their midwife or obstetrician.

Researchers found that some special factors could affect to the babies size. Babies whose mothers smoked, had higher diastolic blood pressure readings (diastolic is the bottom number in blood pressure) and had low folic acid consumption were more likely to be smaller.

The babies who had small size during their first trimester pregnancy had a higher risk of certain complications in the pregnancy, such as premature birth or low birth weight.

Until this time there are a lot of women didn’t know that she was pregnant, sometimes until they have 2 month pregnancy still not know that she was pregnant. It means they have passed her 2 month of pregnancy that include in the first trimester that it was very important period.

"The fetus is very vulnerable, especially during the first trimester of pregnancy. For women who are planning to become pregnant, it seems important to optimize their lifestyle habits before they become pregnant. From a health care perspective, we need to consider preconception care to help women to optimize their lifestyle habits before they become pregnant," said Jaddoe.

Source : www.healthyday.com

Monday, January 25, 2010

The Simple Tips to Improve Your Chances of Getting Pregnant

For some women, getting pregnant is easy. But there are a lot of women are not easy getting pregnant. For whatever reason Mother Nature has decided that it is going to take a little more work than originally planned. If you are unfortunate enough to find yourself in this situation, what can you do to improve your chances of getting pregnant? Sometimes they needs a little auxiliary to improve their chances of getting pregnant by knowing when the best time is to do it and what to do afterward to improve your chances of getting pregnant.

Knowing the best time to do it.

By knowing the best time to do it will greatly improve your chances of falling pregnant. But, how do you know when the time is right? There is common knowledge that you need to be ovulating, but some don't know how you can find out when that is. The easiest way is to check your cervical mucus. If it is slippery and thin then you know that you are currently ovulating and it is the best time do try and conceive. If you find that it is thick and sticky, then you may need to wait a little longer in order to begin ovulating.

Position To Use

A controversial tip on how to get pregnant quick is by using the missionary position. There are many people who will argue with the effectiveness of this position. Some people said positions were irrelevant, but be positive thinking that every little thing helps! Think about it, during the missionary position, where the women are laying on her back, it can bring the penis far into the vagina as possible, giving the sperm a closer path to the egg. The sperm not use more energy to find the egg.

Lay Down After Sex Really Helps

Like most women, you might get up quickly right after sex for whatever reason. But by getting up too fast after sex can cause difficulty for the sperm to move in the right direction and making it harder to meet up with the egg. You can imagine if you are walking in the step grade, you need more energy and it was exhausted. It is different if you are walking down, you need a little energy and it is easier to past it. So by laying down for at least 10 minutes after sex with your pelvic area thrust upwards can greatly assist the sperm to reach their destination, therefore helping you to get pregnant quick.

So you decided to take the big step into becoming a parent. Congratulations! And now you are probably thinking, what is the best way to get pregnant quick?

Aside from the obvious which is:
  • Getting a healthy diet
  • Avoid smoking, alcohol and caffeine
  • Exercise and keep in shape
  • Avoid stress, or learn to manage stress
There are also a few not so obvious things that can actually help boost your chances of conception quick, but the more important is prays to the God whose give a live.

Source: how-to-get-pregnant-fast-naturally

Friday, May 15, 2009

Morning Sickness / Mual pada pagi hari : Berpeluang Miliki Anak Cerdas

TORONTO,Kompas.com --- Para ibu yang menderita mual pada pagi hari selama masa hamil memiliki peluang lebih baik untuk memiliki bayi yang lebih cerdas. Demikian temuan beberapa ilmuwan Kanada.

Beberapa peneliti di Hospital for Sick Children’s Motherisk Program, Toronto, mendapati bahwa mual pagi hari muncul berkaitan dengan peningkatan perkembangan syaraf pada janin.

Bagi tujuan studi tersebut, 121 perempuan hamil direkrut antara 1998 dan 2003 melalui jalur penghubung mual pagi hari yang dikelola oleh Motherisk Program.


Peserta studi itu dibagi menjadi tiga kelompok: ibu yang mengalami mual pagi hari dan dirawat dengan "dicletin" (obat yang digunakan dalam perawatan mual dan muntah selama masa hamil); mereka yang mengalami mual pagi hari dan tak diberi "dicletin"; dan mereka yang tak mengalami mual pagi hari.

Kecerdasan dan prilaku anak-anak pada masa kehamilan ibu mereka saat itu dinilai ketika anak-anak itu berusia tiga tahun dan tujuh tahun. Anak-anak tersebut diberikan tes psikologi yang seusia dengan usia mereka, termasuk tindakan kecerdasan dan prilaku, demikian laporan kantor berita resmi China, Xinhua.

Faktor lain seperti IQ ibu, jumlah rokok yang dihisap setiap hari, konsumsi alkohol dan status sosial-ekonomi juga diperhitungkan. Studi tersebut mendapati bahwa semua anak di dalam ketiga kelompok tersebut memiliki nilai dalam kategori normal dalam hasil perkembangan syaraf. Tetapi anak dari ibu yang mengalami mual pagi hari memiliki nilai lebih tinggi dalam penampilan IQ, kefasihan lisan, pemrosesan fonologi dan ingatan akan angka.

Secara luar biasa, para peneliti itu menemukan, makin parah mual pagi hari, makin mungkin anak yang dikandung meraih nilai lebih tinggi. Mereka menyatakan bahwa IQ ibu juga memainkan peran dalam hasil tersebut. Hasil penelitian mereka disiarkan di dalam edisi online "The Jounal of Pediatrics".

Mual pagi hari, yang mempengaruhi sebanyak 80 persen wanita hamil, seringkali merupakan salah satu tanda pertama kehamilan, yang secara khusus dimulai sekitar pekan kedua kehamilan. Banyak dokter berspekulasi itu adalah hasil dari perubahan tingkat hormon, seperti estrogen, HCG (human chorionic gonadotropin), dan thyroxine.

Friday, January 30, 2009

Keluarnya Sel Telur Dari Ovarium Seorang Wanita

UNTUK pertama kalinya dalam sejarah para ahli di Belgia belum lama ini berhasil merekam dengan sangat jelas proses awal pada reproduksi manusia, yakni keluarnya sel telur dari ovarium seorang wanita.

Adalah ginekolog Dr Jacques Donnez dari Universitas Katolik Louvain (UCL) di Brussels yang berhasil merekam proses pelepasan oosit dari ovarium ketika ia sedang melakukan operasi histerektomi atau pengangkatan kandungan (rahim, uterus) seorang wanita. Gambar-gambar yang menakjubkan ini juga dipublikasikan dalam majalah New Scientist.

Secara alami, wanita normal mengeluarkan satu hingga beberapa sel telur setiap bulan ketika memasuki masa-masa subur. Namun begitu, sejauh ini belum ada ahli yang mampu merekam secara jelas dan detail momen-momen keluarnya sel telur manusi dari organ wanita.


Sel telur dalam gambar tersebut adalah milik seorang perempuan berusia 45 tahun asal Belgia.

Sel telur dihasilkan oleh folikel-folikel, kantung-kantung berisi cairan, di bagian dalam ovarium yang pada masa ovulasi akan mengeluarkan benjolan (protrusi) kecil berwarna kemerahan yang terlihat dalam gambar. Telur-telur akan muncul pada ujung benjolan tersebut dengan bentuk sel-sel yang mirip jeli. Setelah keluar dan lepas dari benjolan tersebut, sel-sel kemudian akan berkelana menuju tuba falopi di mana nantinya akan dibuahi oleh sel sperma dari seorang pria.

Sel telur dalam gambar tersebut adalah milik seorang perempuan berusia 45 tahun asal Belgia. Donnez mengatakan, beberapa teori mengindikasikan bahwa pelepasan sel telur dalam ovarium bersifat "eksplosif", namun apa yang direkamnya ini berlangsung sekitar 15 menit.

Sunday, January 25, 2009

Makanan Apa Yang Harus Di Hindari Selama Kehamilan???

Banyak pertanyaan dikalangan ibu hamil tentang makanan apa saja yang boleh dan yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan, dan kenapa?.....

Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan karena mereka dapat menyebabkan infeksi-infeksi seperti; salmonella,toksoplasmosis,listeria, E.coli, yang dapat membahayakan bayi dalam kandungan anda.

  • Jangan makan daging mentah (sushi) atau yang dimasak kurang matang, karena mengandung Toksoplasmosis sebuah parasit yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin anda dan juga E.coli, yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin.
  • Toksoplasmosis terdapat pada sayuran yang tidak dicuci dengan baik, oleh karena itu bersihkan sayuran anda dengan baik, apalagi untuk salad atau lalapan yang dimakan mentah. Hindari juga kotoran kucing atau bermain-main dengan kucing selama kehamilan karena mengandung toksoplasmosis.
  • Jangan makan daging ayam dan telur yang dimasak kurang matang atau mentah , hindari makan hati ayam/daging yang mungkin sumber dari salmonella, yang dapat menyebabkan diare yang berat pada ibu hamil. Juga diperhatikan piring, alat-alat masakan yang terkena daging ayam mentah ini untuk dicuci.
  • Ikan tuna steak, ikan sea bass, shark, atau ikan-ikan berukuran besar yang diketahui mengandung tingkat mercuri yang tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dimakan dalam jumlah besar. FDA rekomendasi ikan tuna dan ikan ukuran besar ini sebatas 12 ons perminggu
  • Keju lunak seperti brie dan camembert, blueveined cheese juga keju dari susu kambing dan domba, serta jangan minum susu yang tidak di pasteurisasi. Semua produk ini mempunyai resiko membawa listeria. Listeria tipe bakteri yang mampu menembus plasenta dan menyebabkan infeksi janin, pada dewasa tidak ada gejala atau seperti flu. Listeria dapat menyebabkan keguguran,kelahiran premature, dan keracunan dalam darah. Sebaiknya hindari makanan jenis ini sampai melahirkan bayi anda.
  • Jangan minum yang mengandung alcohol dapat menyebabkan kelainan perkembangan pada janin ada juga problem emosional pada bayi.
  • Minuman yang mengandung cafein seperti kopi, teh sebaiknya di hindari atau dibatasi karena kopi dapat memperngaruhi berat badan rendah pada bayi, keguguran dan juga cafein mengurangi penyerapan zat besi.

Ingatlah perkembangan bayi dalam kandungan anda tergantung dari apa yang anda makan selama kehamilan.

sumber : www.infoibu.com

Tuesday, January 20, 2009

Bugar dan Sehat Saat Hamil Tanpa Anemia

Bagi pasangan yang sudah lama mendambakan momongan maka akan merasa bahagia apabila sang istri mendapat kehamilan. Tetapi seringkali kebahagiaan itu tidak tercermin pada raut muka sang calon ibu yang tampak pucat, lemah dan lesu. Kondisi tersebut sering kali dianggap hal yang wajar, bahkan ada yang beranggapan hal tersebut merupakan bawaan dari sang bayi. Banyak dari wanita hamil tersebut yang tidak menyadari kalau ternyata dirinya mengalami kurang darah atau anemia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7-8 wanita dari 10 wanita hamil menderita anemia. Kemudian karena konsekwensinya yang tidak ringan seperti pendarahan saat melahirkan dan melahirkan secara prematur, maka sangat penting bagi calon ibu untuk menjaga kesehatannya atau mendapat pengobatan agar terlepas dari anemia.

5L Pada Wanita Hamil, Normalkah?

5L (lesu, lemah, letih, lelah, dan lunglai) merupakan gejala anemia yang sering diabaikan oleh calon ibu. Pada trisemester pertama sebagian besar wanita hamil akan mengalami mual dan muntah yang disinyalir dapat menyebabkan calon ibu tampak lemah dan lesu. Kalaupun pada trisemester pertama ini hilangnya darah menstruasi tidak terjadi tetapi kebutuhan zat pembentukan darah terutama zat besi cenderung meningkat sejalan dengan meningkatnya usia kehamilan.

Bila mual dan muntah sudah hilang, tetapi calon ibu cenderung tetap mengalami 5L, maka hal ini bukanlah hal yang normal dan perlu penanganan yang serius. Penting bagi calon ibu untuk terhindar dari anemia supaya bisa menghindari terjadinya kelahiran prematur hingga pendarahan berlebihan pada persalinan yang dapat mengancam nyawa ibu dan bayinya hingga 70%. Dengan tidak adanya anemia, calon ibu akan tampak bugar dan sehat sehingga dapat menjalankan aktivitas kesehariannya dengan baik.

Gejala dan Diagnosa Anemia pada Wanita Hamil

Sesuai kodratnya wanita lebih banyak membutuhkan zat besi baik saat hamil maupun tidak dibandingkan pria.Pada wanita yang mengalami menstruasi akan kehilangan zat besi dua kali lipat dibandingkan pria yaitu sekitar 2,4 mg perhari, padahal porsi makan wanita cenderung lebih sedikit dibanding pria. Akibatnya bahkan sebelum hamil pun kebanyakan wanita sudah mengalami anemia, ditambah dengan kehamilan akan memperparah anemia.

Pada trisemester kedua dan seterusnya kebutuhan zat pembentuk darah terutama zat besi meningkat tajam hingga dua kali lipat dibandingkan saat tidak hamil. Keadaan ini disebabkan volume darah ibu meningkat karena kebutuhan janin akan oksigen dan zat gizi yang dibawa oleh sel darah merah. Kemudian saat melahirkan sudah tentu akan terjadi pendarahan yang memerlukan penggantian darah secepatnya.

Sayangnya gejala 5L baru muncul begitu anemia dalam tingkat yang lanjut. Berikut adalah tingkatan anemia :

  1. Stadium 1

Kehilangan zat besi melebihi asupannya, sehingga menghabiskan cadangan dalam tubuh, terutama di sumsum tulang. Kadar ferritin (protein yang menampung zat besi) dalam darah berkurang secara progresif.

  1. Stadium 2

Cadangan besi yang telah berkurang tidak dapat memenuhi kebutuhan untuk pembentukan sel darah merah, sehingga sel darah merah yang dihasilkan jumlahnya lebih sedikit.

  1. Stadium 3

Mulai terjadi anemia. Pada awal stadium ini, sel darah merah tampak normal, tetapi jumlahnya lebih sedikit. Kadar hemoglobin dan hematokrit menurun.

  1. Stadium 4

Sumsum tulang berusaha untuk menggantikan kekurangan zat besi dengan mempercepat pembelahan sel dan menghasilkan sel darah merah dengan ukuran yang sangat kecil (mikrositik), yang khas untuk anemia karena kekurangan zat besi.

  1. Stadium 5

Dengan semakin memburuknya kekurangan zat besi dan anemia, maka akan timbul gejala-gejala karena kekurangan zat besi dan gejala-gejala karena anemia semakin memburuk.

Anemia sendiri merupakan kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) seseorang kurang dari 10g/dl. Sementara angka idealnya untuk wanita dewasa berdasarkan standar WHO adalah 12g/dl. Artinya, seorang wanita dewasa, baik yang sedang hamil maupun tidak, akan didiagnosa mengalami anemia jika kadar Hb-nya di bawah 12g/dl. Tetapi munculnya gejala sangatlah individual, bisa jadi orang dengan Hb 10g/dl masih beraktivitas normal dan energik sedangkan yang lain nampak letih dan lesu.

Untuk mendiagnosa anemia perlu pemeriksaan darah, biasanya yang diperiksa adalah kadar zat besi. Atau mengukur kadar transferin (protein pengangkut zat besi yang berada diluar sel darah merah) dan kadar ferritin (protein yang menampung zat besi).

Akibat Anemia pada Janin dan Calon Ibu

WHO menyatakan bahwa anemia merupakan penyebab penting dari kematian ibu saat hamil ataupun melahirkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian ibu saat melahirkan akibat anemia adalah 70% dan sekitar 19,7% akibat hal lain. Anemia pada kehamilan juga berhubungan dengan meningkatnya angka kesakitan ibu saat melahirkan.

Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan, seperti meningkatkan resiko terjadinya kematian janin di dalam kandungan, melahirkan secara prematur, atau bayi lahir dengan berat badan rendah, dan juga angka kematian bayi setelah dilahirkan Di samping itu, perdarahan sebelum dan setelah melahirkan lebih sering dijumpai pada wanita yang anemia dan hal ini dapat berakibat fatal, sebab wanita yang anemia tidak dapat mentolerir kehilangan darah.

Pencegahan dan Penanganan Anemia pada Wanita Hamil

Mengkonsumsi makanan yang bergizi adalah hal yang penting tetapi terkadang hal ini tidak cukup. Oleh karenanya sudah menjadi hal umum bila wanita hamil selalu diberi suplemen tambahan yang mengandung zat besi oleh dokter. Selain itu pengaturan usia ibu saat hamil ataupun jarak antara kehamilan juga merupakan hal yang penting, karena dari hasil penelitian menunjukkan saat terbaik bagi wanita untuk terjadi kehamilan adalah pada usia antara 20 hingga 35 tahun. Karena apabila hamil pada usia kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun akan meningkatkan resiko terjadinya anemia.bagi calon ibu.

Untuk Ibu yang mengalami kehamilan lebih dari 4 kali juga dapat meningkatkan resiko untuk mengalami anemia demikian juga apabila jarak antara dua kehamilan kurang dari 2 tahun dapat juga meningkatkan resiko terjadinya anemia.
sumber : www.medicastore.com

Tuesday, January 6, 2009

Bagaimanakah Posisi Tidur Yang Baik Selama Kehamilan?

Banyak ibu hamil yang bingung harus tidur dengan posisi yang bagaimana? Dan apakah bayinya aman dan merasa nyaman ?--- Sebenarnya posisi tidur yang bagaimanakah yang terbaik selama kehamilan?

Pada kehamilan trimester awal ibu hamil dapat tidur dan beristirahat dengan berbagai posisi apapun yang penting dapat memberikan rasa nyaman untuk ibu.

Ibu hamil sebaiknya tidak perlu kuatir bayi dalam kandungan anda merasa tak nyaman atau berbahaya, karena tubuh ibu di ciptakan begitu unik sehingga dapat memberikan perlindungan, juga janin dalam kandungan anda tidak pernah merasa tak nyaman karena janin dalam kandungan mengapung dalam cairan ketuban dan mempunyai ruang sendiri untuk bergerak bebas.

TIDUR DENGAN POSISI TENGKURAP aman saja buat ibu hamil tapi biasanya pasa kehamilan trimester pertama, adanya pembesaran payudara dan juga payudara lebih sensitive akan menimbulkan ketidaknyamanan untuk tidur tengkurap, dan pada saat dimana perut anda sudah mulai membesar (awal 14 minggu) tidur dengan posisi tengkurap menjadi sangat tidak nyaman karena anda harus menyokong paha dengan bantal untuk dapat tidur tengkurap karena perut yang mulai membesar. Dari suatu survey ibu hamil yang tidur dengan posisi tengkurap sebelum 16 minggu 1% tapi setelah lebih 16 minggu menjadi 0 %.

TIDUR DENGAN POSISI TELENTANG, dianjurkan setelah kehamilan 16 minggu ibu hamil untuk tidak tidur telentang, karena dengan tidur posisi telentang anda meletakan seluruh berat rahim ke bagian belakang, usus, dan vena cava inferior. Tidur posisi telentang juga dapat meningkatkan resiko sakit pinggang, wasir, dan gangguan pencernaan, dan menganggu pernafasan dan sirkulasi. Posisi tidur telentang pada trimester ke dua dan tiga juga dapat mempengaruhi tekanan darah. Untuk beberapa wanita, menyebabkan penurunan tekanan darah yang membuat mereka merasa pusing, untuk yang lain, malah meningkatkan tekanan darah. Pada kasus kehamilan dengan tekanan darah tinggi tidur dengan posisi telentang sangat TIDAK dianjurkan.


Sebenarnya posisi tidur yang bagaimanakah yang terbaik?

Belum ada penelitian lebih lanjut tentang posisi tidur yang aman untuk wanita hamil, tapi sangat dianjurkan setelah kehamilan 16 minggu, sebaiknya ibu hamil tidur dengan POSISI MIRING KE SISI KIRI, karena posisi ini memberi keuntungan untuk bayi anda untuk mendapatkan aliran darah dan nutrisi yang maksimal ke plasenta karena adanya vena besar (vena cava inferior) di bagian belakang sebelah kanan spina yang mengembalikan darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. Juga dapat membantu ginjal untuk membuang sisa produk dan cairan dari tubuh ibu sehingga mengurangi pembengkakan pada kaki, pegelangan kaki dan tangan.

Tidur POSISI MIRING KE KANAN, juga baik, anda dapat menganti posisi miring kekanan-kiri untuk membuat anda tidur lebih nyaman.

Jika anda terbangun malam dan menemukan anda tidur telentang, jangan kuatir,---anda tidak melakukan seseuatu yang mencelakai bayi anda. Kembalikan saja ke posisi miring. Lagipula pada kehamilan lanjut, dimana perut sudah membesar, disertai kondisi lain seperti kram, sering kencing, kontraksi palsu, bayi anda yang menendang perut, rasa asam lambung yang meningkat yang akan menyebabkan ibu akan terbangun beberapa kali di malam hari sehingga ibu sudah pasti akan berubah posisi tidur beberapa kali karenanya dan otomatis tidak seterusnya tidur dengan posisi telentang.

Tips: Untuk tidur dengan posisi miring yang lebih nyaman taruhlah bantal diantara dengkul anda dan satu dipunggung anda. Atau anda dapat membeli bantal khusus ibu hamil.

sumber : www.infoibu.com

Friday, January 2, 2009

Apa itu Morning Sickness? Bagaimana menanggulanginya?

Morning sickness adalah rasa mual dan muntah yang biasanya terjadi pada masa 3 bulan awal kehamilan (trimester pertama kehamilan). Rasa mual dan muntah ini bisa terjadi karena makanan tertentu, bahkan hanya karena mencium bau makanan tertentu saja Setiap wanita hamil memiliki tingkat derajat mual yang berbeda-beda, ada yang tidak terlalu merasakan apa-apa, tapi ada juga yang merasa mual dan bahkan ada yang merasa sangat mual dan muntah setiap saat sehingga memerlukan pengobatan (hiperemesis gravidarum).

Hal ini terjadi karena adanya peningkatan hormonal. Atasilah dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering, jangan makan dalam jumlah atau porsi besar hanya membuat anda mual. Di awal kehamilan ini kebanyakan wanita hamil hanya sedikit saja meningkat berat badannya dan ini tidak mempengaruhi perkembangan bayi anda. Dan jangan kuatir biasanya keluhan mual-muntah akan menghilang pada akhir trimester pertama.

Ingat setiap wanita hamil spesial dengan karakteristik masing-masing, begitu juga anda!

Berikut ini beberapa tips untuk membantu anda mengatasi “morning sickness” atau mual-muntah selama awal kehamilan:

  • Berusahalah makan sewaktu anda dapat makan, dengan porsi kecil tapi sering dan jangan makan dalam porsi besar yang membuat anda tambah mual.
  • Makanlah makanan yang tinggi karbohidrat dan protein sehingga dapat membantu mengatasi rasa mual anda. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran dan makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, biscuit, dll
  • Waktu bangun tidur pagi hari jangan langsung buru-buru terbangun, cobalah duduk dahulu dan baru perlahan berdiri bangun. Bila anda merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi persiapkan snak atau biscuit didekat tempat tidur anda, dan anda dapat memakannya dahulu sebelum anda mencoba untuk berdiri.
  • Hindari makanan yang berlemak, berminyak dan pedas yang akan memperburuk rasa mual anda.
  • Minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi akibat muntah. Minumlah air putih, ataupun juice. Hindari minuman yang mengandung kafein dan karbonat.
  • Vitamin untuk kehamilan kadang memperburuk rasa mual, tapi anda tetap memerlukan folat untuk kehamilan anda ini. Vitamin B6 efektif untuk mengurangi rasa mual tetapi konsultasikan vitamin kehamilan yang sesuai dengan dokter anda. Dan Dokter anda mungkin akan memberikan obat untuk mual bila memang diperlukan.
  • Pengobatan secara Tradisional : Biasanya orang menggunakan jahe dalam mengurangi rasa mual pada berbagai pengobatan tradisional. Penelitian di Australia menyatakan bahwa jahe dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi rasa mual dan aman untuk ibu dan bayi. Pada beberapa wanita hamil ada yang mengkonsumsi jahe segar atau permen jahe untuk menbantu mengatasi rasa mualnya.
  • Istirahat dan relax akan sangat membantu anda mengatasi rasa mual muntah. Karena bila anda stress hanya akan memperburuk rasa mual anda. Cobalah beristirahat yang cukup dan santai, dengarkan musik, membaca buku bayi atau majalah kesayangan anda dll. Hadapilah kehamilan anda dengan kebahagian, karena ini adalah anugerahNya. Bayangkan saja si kecil yang akan segera hadir membawa sejuta kebahagiaan.

Ingat!!! Hubungi dokter anda bila mual-muntah menjadi sangat hebat, sehingga anda tidak dapat makan atau minum apapun juga sehingga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi. (Hiperemesis gravidarum).

Add to Google Add to My Yahoo! Add to My AOL Add this Content to Your Site